Polda Sulteng, Kejati, Pengadilan Tinggi dan PT. Pos Indonesia Bersinergi Dalam Penindakan Pelanggar Lalu Lintas

Polda Sulteng, Kejati, Pengadilan Tinggi dan PT. Pos Indonesia Bersinergi Dalam Penindakan Pelanggar Lalu Lintas

Palu - Polda Sulteng menggelar penandatanganan nota kesepahaman bersama (MOU) dengan Pengadilan Tinggi Sulteng dan Kejaksaan Tinggi Sulteng serta Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Polda Sulteng dan PT.Pos Indonesia bertempat di aula Ditlantas Polda Sulteng, Kamis (10/06/2021).

Hadir dalam penanda tanganan MoU dan PKS yaitu Dirlantas Polda Sulteng Kombes Pol Kingkin Winisuda, SIK, MH,  Pengadilan Tinggi Sulteng diwakili oleh Tanwiman Syam., S.H selaku panitera, Kejaksaan Tinggi Sulteng diwakili oleh  Izamzan., S.H Selaku Aspidum Kejati Sulteng sementara dari PT.Pos Indonesia Palu Muhammad Subhan.

Dirlantas Polda Sulteng Kombes Pol Kingkin Winisuda., S.H., S.I.K mengatakan bahwa kegiatan Penandatanganan nota kesepahaman (MOU) ini bertujuan mewujudkan persamaan persepsi dan sinergitas dalam penindakan serta penyelesaian perkara pelanggaran lalu lintas sehingga tidak menimbulkan permasalahan di lapangan.

Lebih jauh Kombes Pol Kingkin menjelaskan bahwa secara umum penegakan hukum terhadap pelanggar lalu lintas telah berjalan dengan baik dan lancar dimana saat ini tilang yang dilakukan petugas dilapangan menggunakan E-Tilang atau tilang elektornik yang di input secara manual.

Namun kedepan akan di tingkatkan menjadi ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) yang saat ini dalam proses realisasi, Jelasnya

Dalam penerapan E-Tilang sampai saat ini masih ada perbedaan besar denda tilang antara denda yang di terapkan oleh petugas dilapangan yang mengacu pada denda maksimal sesuai dengan pasal yang di langgar,

Akan tetapi putusan pengadilan yang di tetapkan tidak sesuai dengan besan denda yang diterapkan dilapangan, sehingga sebagian masyarakat harus mengambil sisa uang kelebihan denda  terutama bagi pelanggar yang membayar melalui bank BRI. 

Sementara itu Perjanjian Kerja Sama antara Polda Sulteng dan PT. Pos Indonesia dilaksanakan dalam rangka pelaksanaan program ETLE dimana dalam pelaksanaan program tersebut tilang tidak lagi dilaksanakan oleh petugas dilapangan (face to face) melainkan melalui kamera pengawas yang dipasang pada lokasi-lokasi tertentu yang ditetapkan dan penyerahan tilang akan diantar oleh petugas Pos Indonesia langsung ke alamat pelanggar.

Hal-hal inilah yang melatar belakangi perlunya nota kesepahaman antara polda sulteng dengan pengadilan tinggi sulteng dan kejaksaan tinggi sulteng serta dengan Pos Indonesia, tutup Dirlantas Polda Sulteng.

Eka Putra

Eka Putra

Previous Article

Ambulance Noto Polres Buol Siap Melayani...

Next Article

Kapolres Buol AKBP Dieno Hendro Widodo Pantau...

Related Posts

Peringkat

Profle

Suhardi

Pardal Riyanto

Pardal Riyanto

Postingan Bulan ini: 87

Postingan Tahun ini: 230

Registered: Apr 15, 2021

Eka Putra

Eka Putra

Postingan Bulan ini: 59

Postingan Tahun ini: 134

Registered: Apr 16, 2021

siswandi

siswandi

Postingan Bulan ini: 58

Postingan Tahun ini: 209

Registered: Apr 13, 2021

Yulistar

Yulistar

Postingan Bulan ini: 47

Postingan Tahun ini: 123

Registered: Apr 15, 2021

Profle

Ryawan Saiyed

Terdakwa Agung Sucipto, JPU Tanya Saksi Peran NA, Asdar Akbar: Sidang Aneh
Anggota DPR RI Azikin Solthan Minta Kementan  Distribusikan Alsintan ber-SNI 
Dua Pekan Pengintaian, Teamsus Elang Malaka Gagalkan Pengiriman 19 Kg Sabu dan 19 Bungkus Ekstasi ke Pekanbaru
Lapas Memfasilitasi dan Bekerja sama Polres Bengkalis Mengungkap Keterlibatan Warga Binaan

Follow Us

Recommended Posts

Pencarian DPO MIT Poso di Pegunungan, Satgas Madago Raya Kerahkan Helli Dauphin
Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Vaksinasi Massal Pelaut hingga Pekerja Pelabuhan Tanjung Priok
Panglima TNI, Kapolri dan Menkes, Tinjau Vaksinasi Massal Jelang HUT Bhayangkara 
Sambut Hari Bhayangkara ke 75, Polda Sulteng Gelar Pencucian Pataka Wira Dharma Brata
Sambangi Desa Sangginora, “Bapak ini Polisi Madago